Rabu, 17 November 2010

Cermin Tidak Harus Digantung


Metrogaya-Banyak orang menggunakan cermin untuk mengisi dan mempercantik dinding polos. Selain menciptakan ilusi ruang yang tampak lebih luas, cermin pun bisa menjadi elemen dekoratif. Apalagi jika memiliki bentuk yang unik, atau dilengkapi dengan bingkai cantik.




Seperti halnya lukisan, cermin biasa dipasang dengan cara digantung. Untuk mempercantik foyer misalnya, cermin biasa ditempatkan di atas meja konsol. Tak perlu repot menyiapkan paku dan palu, cukup sandarkan saja.

Cermin setinggi kurang lebih 180 cm dan memiliki lebar sekitar 100 cm di foto ini tampak anggun bersandar di dinding. Meski tidak digantung seperti lazimnya, cermin besar ini tetap mampu menjalankan fungsinya membuat ruangan tampil lebih luas dari aslinya.

Di depan cermin, ditempatkan sebuah meja konsol yang menjadi tempat menyimpan pajangan. Penempatannya sengaja tidak persis di tengah, melainkan sedikit ke sebelah kiri. Hal ini dilakukan, agar komposisi meja dan cermin tidak tampak saling bertumpuk.

Meja konsol dan cermin di foto ini berdesain modern. Nuansa ini terlihat dari konsol kayu dan vas berisi aksesori berupa akar-akaran. Gaya serupa juga terlihat dari desain frame cerminnya. Keduanya memiliki desain sederhana, tak banyak detail maupun ornamen. Konsol pun berdesain simple berkaki ramping.

Kaki ramping memberikan kesan ringan pada konsol. Selain itu, membuat paduannya dengan cermin tampak seimbang. Berukuran besar, berbingkai tebal dan berwarna gelap, membuat cermin tampak "berat". Kehadiran konsol berdesain ramping, di depannya, dapat mengurangi kesan "berat" pada cermin tadi.